Rabu, 22 April 2026

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Calon Haji Diimbau Ikuti Arahan Petugas

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Suasana Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi jelang musim haji 2026. Foto: Kemenhaj

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, mengingatkan jemaah calon haji Indonesia agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah Arab Saudi.

Imbauan ini disampaikan Budi Agung Nugroho Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri sekaligus Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi, yang mengacu pada edaran Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi terkait potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat di beberapa wilayah.

“Masyarakat diminta tetap berada di lokasi yang aman dan meningkatkan kewaspadaan saat terjadi perubahan cuaca. Penting untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti arahan petugas,” terang Budi dalam laman resmi Kemenhaj pada Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan bahwa jemaah juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal pemerintah maupun media sosial resmi agar tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan prakiraan otoritas cuaca Arab Saudi, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah utama, termasuk Makkah, Madinah, Thaif, hingga Riyadh.

Meski demikian, PPIH memastikan bahwa seluruh layanan bagi jemaah tetap berjalan normal. Layanan tersebut mencakup akomodasi, konsumsi, hingga transportasi yang telah disiapkan secara penuh oleh petugas di lapangan.

“Layanan kepada jemaah tetap berjalan seperti biasa. Yang kita lakukan adalah meningkatkan edukasi dan kesiapsiagaan petugas agar mampu mendampingi jemaah dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah,” kata Budi.

Seiring potensi cuaca ekstrem tersebut, jemaah diimbau untuk menyesuaikan aktivitas ibadah. Dalam kondisi hujan deras atau panas ekstrem, pelaksanaan ibadah seperti salat maupun bimbingan manasik dianjurkan dilakukan di hotel.

“Daripada memaksakan diri dan berpotensi mengganggu kesehatan, sebaiknya ibadah dilakukan di hotel saat kondisi cuaca tidak mendukung,” ujarnya. (saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 22 April 2026
28o
Kurs