Setelah berlabuh sekitar pukul 07.00 Wita, Nobi langsung menuju Desa Adat Sade untuk melihat kondisinya. Setibanya di lokasi, dia mendapati kalau kondisi bangunan yang tersisa hanya ada pondasi dan sebagian kecil tembok.
“Tidak ada yang berdiri sama sekali. Paling ya pondasi, bagian kecil tembok,” katanya.
Menurut Nobi, material rumah adat yang banyak menggunakan alang-alang atau jerami itu membuat api mudah merambat. Sehingga, membakar seluruh area desa.
“Di sini saya lihat ya, ada piring, ada beberapa rumah tangga. Piring-piring tadi juga kayak gitu, peralatan-peralatan. Terbakar. Ini ada mesin giling juga, terus mesin tenun,” ceritanya.


NOW ON AIR SSFM 100

