“Kita semua akan bersatu melawan para penyebar kekacauan, yang hanya ingin melemahkan institusi kita dan menghalangi mereka yang menyampaikan tuntutan secara damai,” tulis Macron melalui X.
Para demonstran menyatakan sebagian besar peserta mengikuti aksi secara damai. Mereka menilai kekerasan dilakukan oleh kelompok yang memang berniat merusak fasilitas dan bentrok dengan polisi.
Dalam demonstrasi di Paris, sejumlah peserta membawa poster berisi kritik terhadap kepolisian, presiden, dan kelompok kaya.
“Kami berjuang karena biaya hidup terlalu berat, harga bahan bakar terlalu tinggi, serta siswa sekolah menengah diserang dan terluka secara brutal di seluruh negeri hanya karena mencoba berdemonstrasi dan menuntut lebih banyak guru serta kondisi belajar yang layak,” kata Lola, demonstran berusia 19 tahun di Paris.
Aksi protes di Prancis bermula bulan lalu di sejumlah sekolah menengah di pinggiran utara Paris yang tergolong miskin.
NOW ON AIR SSFM 100

