Sejauh ini, Dinkes Surabaya belum menemukan kasus yang berkembang hingga kondisi tersebut. “Komplikasi yang muncul oleh karena H3N2 ini yang paling bahaya adalah pneumonia sampai sepsis. Saat ini tidak pernah kita dapatkan sampai kasus itu,” ujarnya.
Menurutnya, tanda bahaya yang perlu segera mendapatkan pertolongan medis antara lain sesak napas serta demam tinggi yang tidak kunjung turun.
Dokter Billy mengatakan, keluhan flu yang ditemukan saat ini justru banyak dialami orang dewasa dengan mobilitas tinggi. “Yang dominan sakit itu justru yang mobilitasnya tinggi, orang dewasa,” jelasnya.
Menurut Billy, kondisi pancaroba, cuaca panas, kurangnya asupan cairan serta menurunnya daya tahan tubuh dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami infeksi. Karena itu, ia meminta masyarakat menjaga kondisi tubuh, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas dan bertemu orang lain.
Kadinkes Surabaya itu mengatakan, sebagian besar kasus flu dengan gejala ringan dapat membaik dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari.

NOW ON AIR SSFM 100

