Bahkan, kondisi ini menurutnya lebih ekstrem jika dibandingkan dengan pencemaran yang terjadi pada 2010 lalu. Tingginya kandungan polutan membuat proses pengolahan di IPAM Karang Pilang kewalahan.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya bisa kami tangani, tapi ini yang semalam sampai kewalahan,” tambahnya.
Pada kondisi normal, kata Louis, polutan masih bisa dihentikan sejak tahap awal pengolahan, sehingga tidak sampai masuk ke proses berikutnya. “Jadi hanya di pengendapan pertama, air kotor itu bisa kami hentikan,” jelasnya.
Namun pada Sabtu malam, polutan tidak dapat sepenuhnya ditahan. Air terus masuk melewati tahapan pengolahan, hingga proses filtrasi yang merupakan penyaringan terakhir.
“Semalam ini benar-benar di proses sedimentasi kami enggak bisa hentikan, masuk ke clarifier, tambah bahan kimia enggak bisa kami hentikan. Masuk ke filter enggak bisa kami hentikan. Ketika masuk filter itu penyaringan kami yang terakhir, sehingga yang distribusi ke masyarakat ya dari situ,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

