“Ada tiga titik kaca yang kena, depan, samping kiri nomor tiga dan empat. Selain itu, kena bodi penyok,” kata Samsi kepada Radio Suara Surabaya.
Menurut Samsi, bus sempat berhenti setelah kejadian. Ia melihat sejumlah orang melarikan diri, termasuk seseorang yang menggunakan sepeda motor. Namun, ia mengaku tidak dapat mengenali pelaku secara jelas karena kondisi di lokasi.
Menindaklanjuti kejadian itu, perwakilan PT JSM bersama Deputy Area Manager Traffic Management PT Jasamarga Tollroad Operator Area Surabaya Mojokerto, Kapolsek Driyorejo, Kanit PJR Jatim II, Kanit PJR Jatim III, Kanit Intel Polsek Driyorejo, serta Bhabinkamtibmas Polsek Driyorejo melakukan konsolidasi dan pengecekan tempat kejadian perkara pada Jumat (23/10/2026) pukul 09.00 WIB.
“Dari hasil peninjauan tersebut, pihak Polsek Driyorejo akan melakukan pendalaman serta proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku dan melakukan pengamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa demi menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” bunyi keterangan resmi PT JSM.
PT JSM menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan menyatakan akan terus meningkatkan pelayanan serta melakukan langkah antisipasi terhadap gangguan yang berpotensi mengganggu perjalanan pengguna jalan tol. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

