Selasa, 20 Oktober 2026

Emil Sebut 79 Persen Karhutla Jawa Timur Melanda Kawasan Konservasi

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Ilustrasi - Kebakaran hutan terjadi di kawasan puncak Gunung Arjuno, Jumat (16/10/2026) malam. Foto: Aviona Ilsa via WA SS

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Jawa Timur sepanjang periode Agustus hingga September 2026 tembus di angka 7.363,30 hektare lahan yang tersebar di berbagai daerah.

Sebagian besar lahan yang terdampak karhutla tersebut merupakan kawasan konservasi yang jumlahnya mencapai sekitar 79 persen.

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur berdasarkan data Dinas Kehutanan Provinsi Jatim menyebut, karhutla itu terjadi di tiga wilayah pengelolaan kawasan yang berbeda.

“Jadi 3/4 api, ini, 79 persen ada di kawasan konservasi. 14 persen di Perum Perhutani, 7 persen ini di Tahura Raden Soerjo,” ujar Emil dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Sesuai data yang dipaparkan Wagub Jatim, kawasan konservasi yang terdampak kebakaran terbesar mencapai 5.814,90 hektare. Luas lahan itu meliputi empat taman nasional dan wilayah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, serta Taman Nasional Baluran juga terdampak seluas 2.970,05 hektare.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
29o
Kurs