“Kami berharap aktivitas erupsi ini semakin rendah dan bisa dikendalikan, sehingga pada tanggal 11 September nanti Soekarno-Hatta sudah bisa kembali dibuka untuk penerbangan internasional,” kata Todotua.
Salah satu rombongan yang harus mengubah rute perjalanan adalah tim anggar Indonesia. Para atlet dan ofisial cabang olahraga tersebut diberangkatkan melalui Surabaya dengan rute Surabaya-Singapura-Tokyo.
Setelah tiba di Jepang, tim anggar dijadwalkan menjalani training camp di Tokyo. Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan mereka sebelum bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Todotua menegaskan, perubahan rute penerbangan merupakan persoalan nonteknis yang harus diantisipasi Tim CdM. Menurut dia, yang terpenting adalah memastikan gangguan perjalanan tidak mengganggu fokus atlet menjelang pertandingan.
“Kami terus melakukan mitigasi dengan teman-teman cabor dan team manager. Tugas kami adalah memastikan seluruh kebutuhan nonteknis bisa diantisipasi, sehingga teman-teman atlet tetap bisa fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan,” ujarnya. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

