Selasa, 28 Juli 2026

Ford Gandeng Produsen China, Patungan Selamatkan Pabrik di Spanyol

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Logo Ford. Foto: Unsplash

Dalam struktur usaha patungan ini, Ford akan memegang 66 persen saham, sementara Geely memiliki 34 persen sisanya.

Dalam siaran persnya, Ford menyatakan bahwa skema usaha patungan ini memungkinkan kedua perusahaan menggabungkan volume produksi, sehingga dapat menekan biaya sekaligus bersaing dalam standar biaya baru yang terus berkembang di industri, sambil tetap menghadirkan kendaraan multi-energi berkelas dunia serta memperkuat perekonomian lokal Valencia.

“Wilayah Eropa saat ini menjadi salah satu arena persaingan paling ketat dalam industri otomotif global. Regulasi yang semakin ketat, tingginya biaya operasional, serta hadirnya generasi baru pesaing global telah menetapkan kembali tolok ukur industri dalam hal biaya manufaktur, teknologi kendaraan, dan pengalaman perangkat lunak,” demikian pernyataan resmi Ford.

Sebagai catatan, hubungan Ford dengan Geely bermula sejak 2010, ketika Ford menjual Volvo Cars kepada perusahaan asal China yang saat itu tengah berkembang pesat tersebut. Langkah tersebut, menurut Ford, justru berhasil “menghidupkan kembali” merek asal Swedia itu di kancah global. Perusahaan menegaskan bahwa kemitraan antara Ford dan Geely dibangun di atas fondasi kepercayaan serta rasa saling menghormati yang telah terjalin sejak 2010.

Sebagai informasi tambahan, pada awal tahun 2024, pabrik milik Ford di Spanyol tersebut sempat menghentikan produksi sejumlah model, di antaranya sedan dan wagon Mondeo, kendaraan penumpang Galaxy/S-Max, serta van pengiriman Transit Connect.(ant/iss/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Surabaya
Selasa, 28 Juli 2026
30o
Kurs