“Pencarian dilakukan secara sistematis berdasarkan sektor dan koordinat dengan mempertimbangkan posisi terakhir kapal, arah angin, arus, gelombang, cuaca dan perkembangan informasi di lapangan. Setiap unsur bekerja sesuai kemampuan masing-masing dan saling memperkuat dalam satu operasi SAR gabungan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Pada hari ketiga, Basarnas Banten membagi wilayah pencarian menjadi enam sektor dengan total luas sekitar 2.483 nautical mile square (NM²).
KP Sanjaya-7017 ditugaskan menyisir sektor B yang terbagi menjadi delapan sub-sektor, mulai B1 hingga B8.
Sementara itu, KN SAR Tetuka diperkuat tiga personel Ditpolairud Polda Banten dan menjalankan pencarian di sektor C yang juga terbagi menjadi delapan sub-sektor, yakni C1 hingga C8.
Pembagian tersebut menjadi bagian dari strategi pencarian agar seluruh wilayah yang menjadi prioritas dapat disisir secara terarah dan meminimalkan kemungkinan adanya area yang terlewat.

NOW ON AIR SSFM 100

