Kamis, 10 September 2026

Gelombang hingga 4 Meter Jadi Tantangan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak KM Arupadatu 1

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Polri mengerahkan kapal patroli KP Sanjaya-7017 untuk memperkuat operasi pencarian. Kapal tersebut bergerak bersama KN SAR Tetuka milik Basarnas menuju perairan sekitar Gunung Anak Krakatau pada Kamis (10/9/2026) pagi. Foto: istimewa

“Kami memahami ada keluarga yang menunggu kepastian. Karena itu, pencarian akan terus dilakukan secara maksimal, terukur dan terpadu dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang berada di lapangan,” tegas Trunoyudo.

Secara keseluruhan, lebih dari 280 personel gabungan diterjunkan dalam operasi hari ketiga. Selain Polri dan Basarnas, pencarian melibatkan TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, nelayan, masyarakat, media serta keluarga korban.

Sejumlah sarana juga dioptimalkan, antara lain kapal SAR, kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), dukungan udara, drone thermal, sarana medis dan komunikasi serta kendaraan pendukung di darat.

Polri menegaskan operasi SAR menjadi prioritas utama. Di saat yang sama, penyelidikan terkait hilangnya KM Arupadatu 1 juga berjalan paralel.

Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten pada Rabu malam telah melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk pemilik kapal, pekerja galangan serta pihak yang berkaitan dengan proses docking dan perbaikan kapal.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 10 September 2026
28o
Kurs