East Japan Railway Company (JR East) turut melakukan pemeriksaan terhadap jaringan kereta untuk memastikan perjalanan pertama pada pagi hari dapat beroperasi seperti biasa.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap fasilitas nuklir. Di Desa Tokai, Prefektur Ibaraki, lokasi PLTN Tokai dan Tokai No. 2 milik Japan Atomic Power Company, guncangan tercatat pada intensitas 3.
Perusahaan menyatakan tidak menemukan kondisi abnormal di PLTN Tokai Nomor 2 setelah gempa. Pemeriksaan juga masih dilakukan di PLTN Tokai yang saat ini dalam proses penonaktifan.
Kurang dari satu jam setelah gempa, Sanae Takaichi Perdana Menteri Jepang mengatakan pemerintah masih mengumpulkan informasi mengenai dampak gempa. Pemerintah Jepang juga membuka kantor penghubung di Pusat Manajemen Krisis Kantor Perdana Menteri untuk mengoordinasikan penanganan.
Takaichi meminta jajarannya segera memastikan tingkat kerusakan sekaligus memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat.
“Kepada masyarakat di wilayah yang mengalami guncangan kuat, saya meminta agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa lain dengan kekuatan serupa,” kata Takaichi.(bil/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

