Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkatkan kesiapsiagaan dan menyesuaikan pelayanan untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak.
Sudaryono Kepala BGN mengatakan, SPPG yang berada di lokasi terdampak harus mengutamakan keselamatan, sementara SPPG di wilayah sekitar yang masih beroperasi normal dapat mengalihkan atau menyesuaikan layanan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“SPPG yang terdampak bencana wajib mengutamakan keselamatan dan melaporkan kondisi kepada pihak terkait, sementara SPPG terdekat yang operasionalnya tidak terdampak dapat menyesuaikan pelayanan, termasuk membantu pemenuhan makanan bagi masyarakat terdampak dan kelompok rentan di sekitar wilayah bencana,” kata Sudaryono, Selasa (18/8/2026).
Sudaryono juga meminta jajaran BGN dan pengelola SPPG menjalankan arahan penanganan bencana yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan agar setiap keputusan di lapangan tidak diambil berdasarkan asumsi pribadi.

NOW ON AIR SSFM 100

