“Kita harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tetap memastikan pemenuhan gizi bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya dilansir dari Antara.
Di sisi lain, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong pemerintah daerah di NTT segera membentuk satuan tugas (satgas) penanganan bencana.
Pratikno Menko PMK mengatakan, keberadaan satgas daerah diperlukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan bantuan bagi penyintas gempa bermagnitudo 7,7 dapat disalurkan secara lebih merata.
Menurut Pratikno, kebutuhan tersebut semakin mendesak karena lokasi pengungsian warga tersebar di sejumlah titik dan tidak terpusat pada satu lokasi.
“Kami dorong agar satgas daerah segera dibentuk, karena lokasi pengungsian ada di beberapa titik. Selain itu, kami melihat masih ada kebutuhan dasar para pengungsi yang harus dipenuhi,” kata Pratikno.
Pembentukan satgas diharapkan dapat mempermudah koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta unsur terkait dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan penanganan kondisi darurat di berbagai wilayah terdampak. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

