Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru turut meningkatkan debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Isnugroho mengatakan petugas terus memantau aktivitas Gunung Semeru, termasuk mendeteksi potensi banjir lahar hujan.
Informasi dari hasil pemantauan akan segera diteruskan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
“Petugas selalu memantau aktivitas Gunung Semeru. Ketika terekam getaran banjir lahar Semeru dengan intensitas curah hujan tinggi, maka informasi tersebut akan diteruskan kepada masyarakat dan diimbau untuk berhati-hati, terutama yang berada di sekitar bantaran sungai,” ujarnya.
Selain getaran banjir, aktivitas Gunung Semeru selama periode pengamatan yang sama juga mencatat 88 kali gempa letusan atau erupsi, dua kali gempa harmonik, delapan kali gempa guguran, empat kali gempa tektonik jauh, serta 10 kali gempa embusan.
NOW ON AIR SSFM 100

