Menurut Mensesneg, pengaturan posisi duduk Presiden dan Wakil Presiden kemarin menyesuaikan kebutuhan teknis.
Dalam rapat, Presiden menyampaikan evaluasi berbagai program prioritas sekaligus memaparkan capaian kinerja Pemerintah selama sekitar 21 bulan.
Di situ, RI 1 menggunakan alat bantu (teleprompter) lantaran banyak materi yang perlu disampaikan beserta data pendukungnya.
“Karena Bapak Presiden ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau menggunakan alat bantu namanya teleprompter,” katanya.
Mensesneg menegaskan, penggunaan teleprompter itu yang memengaruhi pengaturan posisi duduk di ruang rapat. Sehingga, Presiden berada di tengah, dan Wakil Presiden digeser ke barisan para menteri.

NOW ON AIR SSFM 100

