Minggu, 21 Juni 2026

Golkar Dukung Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode, Demokrat Belum Bahas Pilpres 2029

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Prabowo Presiden menyampaikan Taklimat Awal Tahun 2026 pada acara Retret Kabinet Merah Putih, Selasa (6/1/2025) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden ke-7 RI mengarahkan para Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Bahkan, Jokowi mendorong supaya duet Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden bisa berjalan dua periode, 2024-2029 sampai 2029-2034.

Menanggapi itu, Herman Khaeron Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat mengatakan, sampai sekarang partainya belum membahas Pilpres 2029.

Apalagi, Undang-undang Pemilu yang mengatur tentang pemilihan presiden dan anggota dewan juga belum dibahas oleh DPR.

“Kami belum membahas Pilpres 2029. Kami masih melakukan konsolidasi internal, musyawarah daerah dan musyawarah cabang Partai Demokrat di seluruh indonesia. Jadi, belum membicarakan terkait Pilpres ke depan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, Partai Demokrat masih fokus membantu menyukseskan pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Presiden.

Herman bilang dinamika dunia sekarang penuh ketidakpastian. Sehingga, fokus yang perlu dilakukan adalah mendukung program-program Pemerintah.

Di sisi lain, Anggota DPR RI itu menilai, seruan kepada Kader PSI untuk mewujudkan Prabowo-Gibran dua periode merupakan hak Jokowi.

“Saya kira itu hak Pak Jokowi untuk menyampaikan hal itu. Yang pasti kami belum membahas pilpres, dan fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Doli Kurnia Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar menyatakan, partainya mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

Dukungan untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden sudah diputuskan dalam forum Rapimnas Partai Golkar.

Dengan begitu, dia optimistis program-program pemerintah periode 2024-2209 bisa berkelanjutan.

Terkait figur Wakil Presiden, Doli berharap Gibran tetap jadi pendamping. Tapi, dia menyerahkan keputusan akhirnya kepada Prabowo.(rid/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 21 Juni 2026
32o
Kurs