Masduki menegaskan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan penjagaan adab dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Santri juga perlu mempertahankan semangat toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air di tengah perkembangan zaman.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, PCNU Surabaya mengajak seluruh keluarga besar pesantren memperkuat komitmen membangun generasi unggul dan berkarakter untuk mewujudkan Surabaya yang maju, humanis, inklusif, dan penuh keberkahan.
“Dari pesantren kita bangun peradaban, dari santri kita kuatkan karakter bangsa, dari Surabaya kita berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga dengan tema utama ini menguatkan akar tradisi menjaga keutuhan negeri, santri berdaya, surabaya berjaya, indonesia jaya,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

