Penanganan Konflik di Papua
Terkait konflik berkepanjangan di Papua, Fahmi mengingatkan penanganannya tidak bisa semata-mata mengandalkan pendekatan keras atau militeristik. Menurutnya, dalam konteks saat ini, peran TNI di Papua adalah membantu pemeliharaan keamanan.
Selama persoalan tersebut belum secara politik dinyatakan tegas sebagai pemberontakan atau separatisme, ada batas dalam penggunaan kekuatan TNI secara masif.
“Tugas peran TNI itu justru membantu dalam rangka pemeliharaan keamanan di sana ya. Artinya TNI bukannya berada di posisi terdepan dalam konteks katakanlah gangguan penegakan keamanan terkait dengan gangguan gangguan yang terjadi di Papua ya,” ujarnya.
Ia menilai penyelesaian persoalan Papua membutuhkan pendekatan multidimensi yang tidak hanya bertumpu pada unsur keamanan, tetapi juga memperkuat kehadiran negara dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan serta perlindungan.
Sebagai informasi, Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini digelar secara sederhana di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Alasannya, karena sebagian prajurit masih bertugas membantu penanganan bencana di sejumlah daerah. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

