Minggu, 23 Agustus 2026

Imunolog Unair: Virus Zika Bisa Jadi Ancaman Sunyi buat Ibu Hamil

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi - Seorang wanita hamil. Foto: iStock.

“Sifat teratogenik virus Zika sangat kuat dalam memantik kecacatan janin, terutama bila penularannya terjadi saat trimester pertama kehamilan,” jelas Ari.

Meski Zika dan Dengue ditularkan oleh jenis nyamuk yang sama, dampaknya terhadap kehamilan tidak sepenuhnya serupa. dr. Ari menjelaskan sampai sekarang belum ada bukti ilmiah bahwa dengue memiliki efek teratogenik seperti Zika. Tapi infeksi dengue pada ibu hamil tetap bisa membawa risiko lain.

“Misalnya dapat memantik persalinan prematur. Risiko lainnya bisa berupa berat badan lahir rendah (BBLR), gawat janin, atau perdarahan hebat pada ibu. Komplikasi bisa terjadi, jika terinfeksi berat menjelang waktu persalinan,” ungkapnya.

Zika juga memiliki risiko komplikasi lain meski tergolong jarang. Pada individu dewasa yang rentan, infeksi bisa memicu reaksi autoimun yang menyerang saraf tepi. Gejalanya bisa berupa kelemahan otot kaki, kesemutan, hingga kelumpuhan yang cepat menjalar. Kondisi itu dikenal sebagai Guillain-Barre Syndrome (GBS).

Kemiripan struktur antigen Zika dan Dengue juga menjadi tantangan dalam diagnosis, terutama di negara seperti Indonesia yang merupakan daerah endemis Dengue. Menurutnya, pemeriksaan antibodi bisa menghasilkan reaksi silang. Antibodi terhadap Dengue dapat terlihat reaktif terhadap Zika, begitu pula sebaliknya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 23 Agustus 2026
32o
Kurs