Fenomena serupa juga bisa terjadi sebaliknya, ketika antibodi akibat infeksi Zika sebelumnya berpotensi memengaruhi manifestasi Dengue.
“Fenomena unik itulah yang disebut sebagai Antibody-dependent enhancement (ADE) dan tidak dijumpai secara spesifik pada jenis infeksi lainnya,” tambahnya.
Belum Ada Obat dan Vaksin Spesifik
Sampai sekarang belum ada antivirus spesifik maupun vaksin untuk mencegah Zika. Karena itu, pencegahan masih bertumpu pada upaya menghindari penularan.
Zika dan Dengue sama-sama ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pencegahan gigitan nyamuk menjadi langkah utama, termasuk menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Tapi, Zika juga punya perbedaan dari Dengue karena dapat menular melalui hubungan seksual. Ari menjelaskan virus bisa ditemukan dalam berbagai cairan tubuh dan bertahan lebih lama di cairan mani.

NOW ON AIR SSFM 100

