Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam itu turut membahas berbagai program strategis perumahan di Indonesia dan China. Salah satu isu yang disoroti ialah pemanfaatan lahan secara efektif untuk pembangunan hunian di kawasan perkotaan.
Pemerintah Indonesia juga mendorong pembangunan rumah subsidi yang memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
“Khusus untuk rumah subsidi, satu rumah harus ada satu pohon untuk penghijauan,” kata dia.
Ni Hong menilai pembahasan kerja sama perumahan antara Indonesia dan China berlangsung terbuka serta memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara.
“Kami juga berkenan di bawah arahan (pemerintah Indonesia dan China), kedua negara bisa menciptakan bidang kerja sama yang baru di dalam bidang perumahan. Ini karena Indonesia merupakan mitra perdagangan yang utama, sehingga kerja sama di bidang perumahan diharapkan bisa meningkat ke tahap yang lebih tinggi,” kata Ni Hong.
NOW ON AIR SSFM 100

