Senin, 12 Oktober 2026

Inggris Imbau Warganya Tunda Perjalanan ke Saudi Pascaserangan di Bandara

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kepulan asap hitam membubung dari area penyimpanan bahan bakar di bandara internasional King Khalid, di Riyadh, Arab Saudi, setelah serangan Houthi bulan lalu. Foto: Al Jazeera

Pemerintah Inggris mengimbau warganya menunda perjalanan yang tidak mendesak ke Arab Saudi, pascaserangan rudal menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan menyebabkan 12 orang meninggal serta 300 lainnya terluka pekan lalu.

Dilansir Manchester Evening News, Minggu (12/10/2026), imbauan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Inggris (FCDO,  setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim menargetkan bandara di ibu kota Saudi tersebut.

“Informasi terkini, FCDO juga mengimbau warga menghindari semua perjalanan, kecuali keperluan mendesak, ke Jeddah dan Dammam, serta seluruh bandara di Arab Saudi, kecuali Bandara Internasional Madinah,” kata FCDO.

FCDO juga meminta warga Inggris tidak melakukan perjalanan ke wilayah dalam radius 10 kilometer dari perbatasan Yaman. Perjalanan yang tidak mendesak juga disarankan dihindari ke Provinsi Aseer, Riyadh, Najran, Jizan, serta Kota Taif dan Bandara Internasional Taif.

Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid menjadi yang terbaru dari rangkaian serangan dalam sepekan terakhir. Insiden itu disebut sebagai salah satu serangan paling mematikan di negara-negara Arab Teluk, sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Surabaya
Senin, 12 Oktober 2026
34o
Kurs