Minggu, 9 Agustus 2026

Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan untuk Serang Selat Hormuz

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi - Tentara Iran ketika berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan pada 30 April 2019. Foto: Xinhua

Inggris mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan-pangkalan mereka untuk melakukan operasi dalam rangka melemahkan situs dan kemampuan rudal yang menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz, Jumat (20/3/2026).

“Inggris sedang bekerja sama dengan mitra-mitra internasional untuk mengembangkan rencana yang layak untuk melindungi pelayaran internasional di Selat Hormuz,” demikian pernyataan Pemerintah Inggris di Downing Street saat dilansir dari Antara, pada Sabtu (21/3/2026).

Terlepas dari langkah tersebut, pernyataan itu menegaskan bahwa Inggris berkomitmen untuk tidak terlibat dalam konflik yang lebih luas.

Seyed Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, pada Jumat kemarin memperingatkan menlu Inggris agar tidak memberikan bantuan apa pun kepada agresi AS dan Israel terhadap Iran, sembari memperingatkan bahwa dukungan semacam itu akan memicu eskalasi lebih lanjut.

Seperti diketahui, pada 28 Februari, Israel dan AS meluncurkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, hingga menewaskan pemimpin tertinggi Iran kala itu, Ali Khamenei, beserta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil.

Atas kejadian itu, Iran merespons dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset AS di Timur Tengah.(ant/ris/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2026
26o
Kurs