Kamis, 2 Juli 2026

Iran Susun Skema Rute Khusus dengan Pengenaan Biaya di Selat Hormuz

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kapal tanker melintas di Selat Hormuz. Foto: Sputnik

Iran telah menyusun mekanisme guna mengatur lalu lintas perairan rute khusus di Selat Hormuz, termasuk mengenakan biaya atas layanan khusus pada sistem tersebut.

“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan manfaat darinya,” tulis Ebrahim Azizi Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran di platform media sosial X, Sabtu (16/5/2026).

Dalam cuitannya tersebut, Azizi juga menyatakan bahwa Teheran akan segera memberi pengumuman resmi terkait skema tersebut.

“Rute ini akan tetap tertutup bagi operator dari apa yang disebut sebagai Project Freedom,” imbuhnya, seperti dikutip dari Antara.

Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari, yang dibalas oleh Teheran dengan serangan kepada Israel serta pangkalan militer AS di beberapa negara Teluk dan memberlakukan penutupan Selat Hormuz.

Pada 8 April, gencatan senjata diumumkan oleh Donald Trump Presiden AS. Pembicaraan negosiasi terjadi tiga hari kemudian di Islamabad, Pakistan, selama dua putaran tetapi tidak menemui titik terang apapun. Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade laut di perairan Iran.

Trump juga mengumumkan apa yang ia sebut sebagai “Project Freedom” pada awal Mei, yang dalam proyek tersebut angkatan laut AS akan mengawal kapal-kapal untuk melintasi Selat Hormuz. Proyek tersebut pada akhirnya diberhentikan sementara hingga saat ini. (ant/vve/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 2 Juli 2026
22o
Kurs