Israel juga masih berkomunikasi dengan AS mengenai rencana tersebut. Netanyahu mengatakan Washington telah menyampaikan sejumlah gagasan, namun tidak semuanya dapat diterima Israel.
Penolakan Israel muncul setelah Dewan Perdamaian pada 31 Juli merilis rancangan kesepakatan yang memuat prinsip dan mekanisme pelaksanaan tahap berikutnya dari rencana Trump untuk Gaza.
Dokumen tersebut antara lain memuat pengaturan keamanan, administrasi, dan masa transisi di Gaza, serta usulan jalur politik untuk wilayah tersebut.
Di sisi lain, Hamas menegaskan kembali komitmennya terhadap peta jalan yang telah disepakati bersama mediator dan Dewan Perdamaian, untuk menyelesaikan tahap kedua rencana tersebut.
Dalam pernyataannya pada Minggu, Hamas menyebut tetap serius untuk terlibat secara bertanggung jawab dalam pelaksanaan rencana 15 poin serta penyusunan jadwal yang jelas.

NOW ON AIR SSFM 100

