Minggu, 14 Juni 2026

Eri Cahyadi Takziah ke Korban Meninggal Dunia Setelah Tercebur Galian Margorejo

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengantarkan doa untuk korban meninggal dunia yang tercebur di galian Margorejo, di rumah duka kawasan Bubutan, Surabaya, Sabtu (13/6/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya melakukan takziah ke korban meninggal dunia setelah tercebur galian Margorejo, di rumah duka kawasan Bubutan, Surabaya, Sabtu (13/6/2026) malam.

Dalam lawatannya, Eri tidak hanya menyapa keluarga korban tapi sekaligus bersilaturahmi dengan warga di kawasan tersebut, lantaran pernah tinggal di sana.

Pantauan suarasurabaya.net, Eri dan keluarga juga sempat mengantarkan doa untuk korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga segala amal perbuatan Mbak Endri semasa hidup, diterima di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Eri menceritakan kembali kronologi yang dialami korban dan suaminya saat melintasi kawasan Margorejo.

“Jadi korban ini nggak tahu kalau yang dilewati adalah galian. Karena barriernya nggak rapat, jadi korban mengira kalau itu bisa dilewati,” katanya, ditemui di sela-sela takziah.

Atas kejadian itu, Eri meminta agar dilakukan evaluasi ke depannya oleh pihak proyek atau dinas terkait, soal keamanan di sekitar galian.

“Bukan karena ini dulurku (saudaraku) terus aku nggak terima. Tapi karena saya juga menjaga orang Surabaya lainnya, supaya tidak mengalami hal yang sama,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hidayat Syah Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dihubungi terpisah oleh suarasurabaya.net, mengatakan hal serupa. Bahwa setelah adanya kejadian memakan korban ini, pihaknya akan melakukan evaluasi ke depannya.

“Betul, itu memang proyek untuk box culvert. Saat ini kami masih menunggu hasil kronologi resmi dari pihak kepolisian karena masih simpang siur,” tambahnya.

Ke depan, pihaknya akan menambah pengamanan di area galian seperti, menambah water barrier juga penanda di sekitar lokasi.

“Selain itu, kami juga akan evaluasi pihak kontraktor yang mengerjakan proyek, termasuk pengawas lapangan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang lansia perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya tercebur ke dalam galian gorong-gorong Jalan Margorejo Indah, tepatnya depan Plasa Marina, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (12/6/2026) malam.

LE dikabarkan meninggal dunia di tempat, sementara EP yang mengalami luka-luka dan tidak sadar langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.(kir/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Minggu, 14 Juni 2026
26o
Kurs