“Karena itu, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan keluarga. Mari bersama melindungi anak di berbagai ruang, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, hingga ruang digital. Semua ruang yang diakses anak harus kita jaga agar benar-benar menjadi ruang yang aman dan nyaman,” ujar Pratikno di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Sementara itu, Arifah Fauzi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan, kampanye BERLIAN merupakan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi hak dan memperkuat perlindungan anak.
Menurut Arifah, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal.
Keterlibatan keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dunia usaha, media, Forum Anak, hingga kementerian dan lembaga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
“Kampanye BERLIAN adalah ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Bulan Juli sebagai Bulan Anak Indonesia. Melalui kampanye ini, kita ingin memastikan pemenuhan hak dan perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

