Sabtu, 12 September 2026

Kapolda Banten: Temuan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Irjen Pol Hengki Kapolda Banten saat membuka operasi pencarian menggunakan KP Sanjaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu (12/9/2026). Foto: Antara

Irjen Pol. Hengki Kapolda Banten memastikan temuan pelampung kedua dalam operasi pencarian kapal Arupadhatu 1, bukan merupakan perlengkapan keselamatan milik kapal tersebut.

Kepastian itu diperoleh setelah polisi meminta keterangan Sandi Wiyasa, pemilik kapal Arupadhatu 1 yang ditumpangi rombongan wartawan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, namun hilang kontak di laut Sunda.

“Penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama, kita sudah interogasi tadi malam dari Kasubdit Gakkum Polairud, itu bukan sarana milik kapal Arupadhatu 1,” kata Hengki saat membuka operasi pencarian menggunakan KP Sanjaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu (12/9/2026) dikutip Antara.

Hengki mengatakan, temuan sebelumnya berupa satu life jacket dan pelampung berwarna putih juga telah dipastikan bukan milik Arupadhatu 1.

“Jadi, baik dari penemuan yang pertama berupa satu life jacket maupun pelampung warna putih, itu sudah jelas hasil dari pemeriksaan interogasi kita kepada pemilik kapal Bapak Sandi Wiyasa, itu bukan merupakan sarana keselamatan atau life jacket yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 yang sedang kita cari, termasuk penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama (bukan milik kapal tersebut),” paparnya.

Operasi pencarian lima wartawan dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak, Senin (7/9/2026), dilanjutkan pada hari kelima, Sabtu.

KP Sanjaya diberangkatkan sekitar pukul 07.30 WIB dengan rencana perjalanan pulang-pergi sejauh 80 mil. Dengan kecepatan sekitar 10 knot, perjalanan diperkirakan memakan waktu delapan jam.

Pada pencarian hari kelima, tim SAR gabungan memperluas area operasi menjadi 4.512 mil laut persegi. Jumlah kapal yang dikerahkan juga bertambah dari 13 menjadi 14 kapal dan dibagi ke dalam enam sektor. Pencarian kali ini lebih difokuskan ke perairan sekitar Lampung, Bengkulu, dan Ujung Kulon. (ant/bil/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 12 September 2026
32o
Kurs