Sementara itu, Noviyani Utami Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 5 Banyuwangi mengatakan, kegiatan mopping up dilakukan tim di darat, terutama di sepanjang jalur pendakian.
Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) turut mengerahkan personel untuk memperkuat penanganan.
“Kami juga dibantu oleh BKO dari Balai Dalkarhut Jabalnusra untuk proses mopping up memastikan bara api tidak hidup lagi. Sekaligus mapping luasan kebakaran dan pembersihan jalur pendakian,” kata Novi.
Selain memastikan seluruh bara padam, petugas juga melakukan pemetaan luasan area yang terdampak kebakaran serta membersihkan jalur pendakian dari material sisa kebakaran.
Tim gabungan bersama relawan hingga kini masih melakukan pemantauan aktif terhadap titik panas atau hotspot di kawasan Ijen.

NOW ON AIR SSFM 100

