Sistem kasta di India belum sepenuhnya hilang meski diskriminasi berdasarkan kasta telah dilarang secara hukum.
Identitas kasta masih melekat pada seseorang sejak lahir, tetapi status tersebut tidak lagi secara mutlak menentukan pendidikan, pekerjaan, maupun posisi seseorang dalam masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Manoj Vasudevan Nair, National Guide Incredible India Tour Guide, dalam sesi wawancara selama perjalanan Program BRICS SMIs di India.
Manoj menjelaskan bahwa kasta seseorang secara tradisional ditentukan oleh latar belakang keluarganya.
Seseorang yang lahir dari orang tua dengan kasta tertentu akan membawa identitas kasta tersebut sepanjang hidupnya.
Namun, kondisi sosial India saat ini telah berubah. Menurut Manoj, seseorang tidak lagi harus menjalankan pekerjaan sesuai dengan kasta tradisional keluarganya.
“Di India hari ini, sangat memungkinkan bagi seseorang dari kasta terendah untuk mencapai tingkatan tertinggi,” ujar Manoj.
Ia menjelaskan bahwa seorang Brahmana dapat bekerja sebagai buruh di ladang. Sebaliknya, seseorang yang berasal dari kelompok kasta yang secara historis berada di lapisan bawah dapat mencapai posisi tinggi dalam pemerintahan maupun masyarakat.
“Contohnya Droupadi Murmu Presiden India dan Narendra Modi Perdana Menteri sebagai gambaran bahwa latar belakang sosial tidak secara otomatis menghalangi seseorang untuk mencapai posisi tinggi” kata Manoj.
Selain perubahan dalam dunia pekerjaan, pemerintah India juga menerapkan kebijakan afirmasi bagi kelompok yang secara historis mengalami ketertinggalan.
Menurut Manoj, identitas kasta masih diperlukan dalam sejumlah konteks untuk menentukan penerima manfaat kebijakan tersebut, terutama dalam bidang pendidikan.
Meski demikian, pengaruh kasta belum sepenuhnya menghilang. Dalam kehidupan sosial tertentu, termasuk pernikahan, latar belakang kasta dan komunitas masih dapat menjadi pertimbangan.
Dengan demikian, sistem kasta di India saat ini berada dalam kondisi yang kompleks. Secara hukum, diskriminasi berdasarkan kasta dilarang. Namun, identitas kasta masih bertahan sebagai bagian dari struktur sosial dan sejarah masyarakat.
Perubahan yang terjadi bukan berarti kasta menghilang, melainkan semakin terbukanya kesempatan bagi seseorang untuk melampaui batas-batas pekerjaan dan status sosial yang dahulu melekat pada kasta kelahirannya. (aul/saf/ipg)








