Senin, 26 Oktober 2026

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Polisi Periksa Tungku di Rumah Terduga Pelaku

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP di sebuah rumah yang ditempati terduga pelaku berinisial DBM di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (26/10/2026). Foto: Antara

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga lokasi yang diduga berkaitan dengan pembunuhan DH (30) dan anaknya, AGF (4).

Salah satu lokasi yang diperiksa adalah rumah terduga pelaku di Jalan Kunir, Kota Madiun yang memiliki tungku api di bagian belakang.

AKBP Rizki Pratama Kapolres Madiun Kota mengatakan, olah TKP dilakukan melalui penyelidikan bersama dengan tim Polda Jatim untuk mengungkap rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.

“Untuk pengungkapan perkara ini kita melaksanakan joint investigation bersama-sama dengan tim Polda,” ujarnya di Madiun, Senin (26/10/2026).

Tiga lokasi yang menjadi sasaran olah TKP meliputi sebuah hotel di Kota Madiun, rumah di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, serta rumah yang ditempati terduga pelaku DBM di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Dilansir dari Antara, pemeriksaan di sejumlah lokasi tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan keterkaitan masing-masing tempat dengan pembunuhan ibu dan anak itu, termasuk kemungkinan adanya tindakan mutilasi dan pembakaran jasad korban.

Salah satu titik yang menjadi perhatian penyidik adalah tungku api di bagian belakang rumah di Jalan Kunir. Tungku tersebut diduga berkaitan dengan upaya pembakaran jasad korban setelah dimutilasi.

Namun, polisi masih mendalami dugaan tersebut melalui pemeriksaan tempat kejadian perkara dan pengumpulan bukti.

Rizki menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan DH dan anaknya yang disampaikan Khanza, adik korban, pada 5 Oktober 2026.

Setelah menerima laporan tersebut, tim operasional Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan dengan menelusuri lokasi awal hingga sejumlah tempat lain yang diduga berkaitan dengan hilangnya kedua korban.

“Dari laporan tersebut, tim Opsnal Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan, kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi lainnya. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku,” kata Rizki.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV dari hotel yang sempat didatangi terduga pelaku bersama korban. Rekaman tersebut menjadi salah satu petunjuk yang didalami penyidik untuk mengungkap rangkaian kejadian.

DBM diketahui merupakan suami siri DH. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan terduga pelaku untuk memastikan peristiwa yang terjadi di masing-masing lokasi. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2026
28o
Kurs