Sementara itu, dua awak helikopter lainnya berhasil selamat dari kecelakaan tersebut. Mereka adalah Hugh Pagi yang bertugas sebagai pilot dan Mick Betteridge sebagai kopilot sekaligus teknisi.
Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru yang lebih dahulu dievakuasi tim SAR dari lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya Yayan Supyansuri, seluruh tiga awak helikopter Super Puma H-225 yang mengalami kecelakaan telah berhasil dievakuasi.
Namun, penyebab kecelakaan helikopter saat menjalankan misi pemadaman karhutla tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI, Polda Kalimantan Selatan, Polres Barito Kuala, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kabupaten Kapuas, dan BPBD Kabupaten Barito Kuala.
NOW ON AIR SSFM 100

