Rabu, 4 November 2026

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Dua Orang Meninggal Dunia

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Ilustrasi Helikopter jenis MI-17. Foto: Antara

Helikopter MI-17V5 milik TNI Angkatan Darat (AD) dengan nomor registrasi HA-5235 jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Kecelakaan terjadi saat helikopter menjalankan misi water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Berdasarkan keterangan Kombes Pol Budi Rachmat Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah yang dikutip Antara, helikopter mengalami gangguan teknis saat mengambil air untuk mendukung operasi pemadaman karhutla.

Helikopter tersebut sebelumnya bertolak dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB dengan rute Kuala Pembuang–Telaga Pulang–Kuala Pembuang. Saat kejadian, helikopter sedang bertugas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, tepatnya di Resor Telaga Pulang.

Sebanyak delapan personel berada di dalam helikopter tersebut, yakni Mayor Cpn Dudi, Kapten Cpn Febri, Lettu Cpn Hafiz, Kapten Cpn Suganda, Lettu Cpn Fercis, Pratu Gilang, Serda Sardi, dan Serka Kadiya.

Dalam perkembangan penanganan hingga Rabu malam, Mayjen TNI Zainul Arifin Pangdam XXII/Tambun Bungai, menyampaikan dua personel dipastikan meninggal dunia. Lima personel lainnya menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang, sedangkan satu personel masih dalam pencarian.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
28o
Kurs