Program ini sebagai upaya pembentukan karakter serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua sebagai implementasi Asta Cita keempat serta ikhtiar bersama menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang cerdas dan berdaya saing,” katanya.
Kemendikdasmen menargetkan seluruh buku telah diterima sekolah-sekolah penerima di berbagai daerah paling lambat akhir Agustus 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran.
Selain buku cetak, kementerian juga terus menyediakan berbagai bahan bacaan bermutu dalam bentuk lain sebagai pelengkap pembelajaran.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga menjelaskan pemerintah saat ini menjalankan tiga kebijakan literasi yang saling terintegrasi.
Ketiga kebijakan tersebut meliputi penumbuhan kebiasaan membaca, peningkatan kecakapan membaca, serta pemenuhan kecukupan bahan bacaan.(ant/wld/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

