Kamis, 20 Agustus 2026

Kemlu Tegaskan Indonesia Belum Perlu Bantuan Asing untuk Tangani Gempa NTT

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
TNI mengerahkan personel ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Dok Puspen TNI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan Indonesia masih mengandalkan kapasitas dan sumber daya nasional untuk menangani dampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemerintah menilai bantuan asing belum diperlukan dalam tahap penanganan saat ini.

Yvonne Mewengkang Juru Bicara Kemlu RI mengatakan, pemerintah masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak melalui sumber daya yang tersedia di dalam negeri.

“Saat ini fokus penanganan adalah untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat dipenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki,” kata Yvonne dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Meski belum membutuhkan bantuan asing, pemerintah Indonesia tetap menghargai perhatian dan solidaritas yang disampaikan sejumlah negara sahabat.

Beberapa negara juga telah menyatakan kesiapan memberikan bantuan untuk mendukung penanganan korban dan proses pemulihan pascagempa.

Yvonne mengatakan Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah menyampaikan apresiasi secara langsung kepada sejumlah duta besar negara sahabat atas kepedulian mereka terhadap bencana yang terjadi di NTT.

“Kami menilai hal tersebut amat bermakna bagi kami pada masa yang sulit ini,” ujarnya dilansir dari Antara.

Terkait tawaran bantuan dari China, Kemlu RI menyatakan pembahasan lebih lanjut masih diperlukan. Isu tersebut juga berpotensi dibicarakan dalam pertemuan Sugiono Menlu RI dengan Wang Yi Menteri Luar Negeri China pada Dialog Komprehensif Strategis (CSD) Indonesia-China, Jumat (21/8/2026).

Yvonne mengatakan pihaknya masih akan melihat perkembangan pembahasan mengenai bantuan tersebut dalam pertemuan kedua menlu.

Sebelumnya, Lin Jian Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa pemerintah China terus memantau perkembangan gempa NTT.

Dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (17/8/2026), Lin menyampaikan kesiapan China membantu proses pemulihan bencana di Indonesia.

“China bersedia memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Indonesia,” kata Lin Jian.

China juga mengonfirmasi terdapat sejumlah warga negara China yang mengalami luka-luka akibat gempa yang mengguncang NTT. (ant/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
28o
Kurs