Lula bahkan melontarkan kritik setelah mengetahui kabar kepergian rival politiknya tersebut. Dalam sebuah acara memperingati ulang tahunnya yang ke-81, Lula mengatakan tindakan Flávio meninggalkan Brasil merupakan sesuatu yang memalukan.
“Saya baru saja mengetahui bahwa lawan saya telah melarikan diri,” kata Lula. “Tindakan meninggalkan Brasil ini memalukan, benar-benar memalukan.”
Kepergian Flávio ke AS terjadi sehari setelah Mahkamah Agung Brasil memerintahkannya menyerahkan paspor dalam waktu 24 jam.
Permintaan itu muncul ketika penyidik menelusuri keterkaitannya dengan seorang pengacara Brasil yang dituduh mencuci uang lebih dari 1 miliar dolar AS melalui skema perjudian daring dan perdagangan.
Dokumen pengadilan yang ditinjau The New York Times menyebut, penyelidikan itu berkaitan dengan hubungan Flávio dengan pengacara itu.
NOW ON AIR SSFM 100

