Setelah masa jabatannya sebagai senator berakhir pada awal 2027, Flávio akan kehilangan kekebalan parlementernya karena tidak terpilih menjadi presiden. Kondisi itu berpotensi membuka jalan bagi proses hukum terkait penyelidikan yang tengah berlangsung.
Meski pemerintahan Trump tidak secara resmi mendukung pencalonan Flávio, Departemen Luar Negeri AS di bawah Marco Rubio Menteri Luar Negeri disebut berupaya memperkuat posisi keluarga Bolsonaro menjelang pemilihan presiden Brasil.
Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah penetapan dua kelompok kriminal narkoba terbesar di Brasil sebagai organisasi teroris oleh pemerintah AS pada tahun ini.
Penetapan tersebut dilakukan setelah lobi intensif Flávio dan saudaranya, Eduardo Bolsonaro, yang telah tinggal di Texas sejak awal 2025.
Pemerintahan Trump juga dua kali berupaya mengirim utusan untuk bertemu dengan Flávio dan ayahnya sebelum pemungutan suara.
NOW ON AIR SSFM 100

