Kepergian Flávio Bolsonaro, kandidat presiden Brasil yang kalah dalam pemilihan putaran kedua, ke Amerika Serikat memicu potensi ketegangan diplomatik antara pemerintahan Donald Trump Presiden AS dan Luiz Inácio Lula da Silva Presiden Brasil.
Situasi ini berkembang di tengah penyelidikan dugaan pencucian uang yang melibatkan Flávio serta permintaan otoritas Brasil agar dia menyerahkan paspornya.
Tiga pejabat AS menyebut Flávio telah meninggalkan Brasil pada Selasa (27/10/2026).
Dilansir dari The New York Times, pemerintah AS dilaporkan berencana menerbitkan visa bagi Flávio dan keluarganya agar dapat masuk ke negara tersebut. Para pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena membahas urusan diplomatik yang sensitif.
Langkah AS tersebut berpotensi memperburuk hubungan dengan pemerintahan Lula. Presiden Brasil itu sebelumnya menuduh Trump mencampuri urusan dalam negeri negaranya, sementara pemerintah AS diketahui mengambil sejumlah langkah yang dinilai menguntungkan posisi politik keluarga Bolsonaro.
NOW ON AIR SSFM 100

