Jumat, 25 September 2026

Kerja Sama dengan China, BRIN Pastikan Data Satelit Lampung-1 Tetap di Bawah Otoritas Indonesia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Arif Satria Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Setpres

Selain memastikan keamanan data Lampung-1, BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri bernama BRIN NEO-1. Satelit tersebut ditargetkan mengorbit pada awal 2027.

“Nah tetapi yang paling penting lagi kita insyaallah juga akan launching satelit juga BRIN, BRIN NEO-1 itu produksi BRIN sendiri, pabriknya ada di Bogor. Segera kita akan launching awal 2027,” kata Arif.

Sebelumnya, perusahaan antariksa komersial China STAR.VISION meluncurkan satelit Oriental Smart Eye (OSE) Hyperspectral-01 dan Hyperspectral-02 ke orbit pada Rabu (5/8/2026) pagi.

Peluncuran dilakukan menggunakan roket pengangkut Jielong-3 Y12 dari perairan lepas pantai Kota Haiyang, Provinsi Shandong, China.

Satelit OSE Hyperspectral-01 dikembangkan STAR.VISION bersama Universitas Wuhan dan sejumlah institusi terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung.

Satelit yang diberi nama Lampung-1 oleh Indonesia tersebut menjalankan misi kerja sama Indonesia-China dalam bidang penginderaan jauh, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengembangan kapasitas antariksa. (ant/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
30o
Kurs