Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan keamanan data dalam proyek satelit Lampung-1 tetap berada di bawah otoritas Indonesia.
Arif Satria Kepala BRIN menyampaikan penegasan tersebut untuk menjawab BRIN termasuk yang terlibat dalam proses itu, dan itu pula yang kemarin sudah didiskusikan bagaimana soal keamanan data dan lain sebagainya,” kata Arifkekhawatiran mengenai potensi kebocoran data karena proyek itu melibatkan kerja sama antara Indonesia dan China.
“Memang Pemerintah Lampung dan juga berbagai pemegang otoritas yang ada di Indonesia sudah koordinasi dengan BRIN. BRIN termasuk yang terlibat dalam proses itu, dan itu pula yang kemarin sudah didiskusikan bagaimana soal keamanan data dan lain sebagainya,” kata Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026) dikutip Antara.
Arif menegaskan pengelolaan dan penyimpanan seluruh data yang berkaitan dengan kepentingan Indonesia akan berada di bawah kewenangan BRIN.
“Tetapi yang jelas semua terkait dengan soal penyimpanan data dan lain sebagainya yang untuk Indonesia itu BRIN yang akan memiliki otoritas. Insyaallah aman,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

