Ahmad kemudian berusaha mempertahankan diri dengan berpegangan pada tiang di dekat jendela ketika kapal semakin miring. Ia tetap berpegangan hingga posisi kapal berubah dan dirinya dapat bergerak menuju bagian atas.
“Saya ke tiang jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring, miring, miring. Saya tetap pegangan. Habis miring saya naik ke atas, kemudian menunggu kapal sampai tenggelam,” ujarnya dilansir dari Antara.
Setelah kapal semakin tenggelam, Ahmad menyelamatkan diri menggunakan perahu karet. Ia bersama penumpang lainnya kemudian bertahan di tengah laut yang masih gelap sambil menunggu kapal penolong datang.
Menurut Ahmad, terdapat 15 orang di dalam perahu karet yang ditumpanginya. Seluruhnya berhasil dievakuasi ke kapal penolong.
“Yang di kapal karet itu ada 15 orang. Selamat, bisa naik ke kapal yang menolong tadi. Rata-rata laki-laki, perempuan tidak ada,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

