“Pengawasan perlu menjangkau potensi praktik pembelian menggunakan tangki berkapasitas besar yang kemudian diduga dipindahkan atau dibagi di tengah perjalanan,” ucapnya.
Di sisi lain, Khofifah memahami bahwa kendala teknis dapat terjadi dalam rantai pasok, misalnya terkait pengiriman kapal tanker maupun penyesuaian kuota pada tahapan tertentu.
Namun, ia menekankan pentingnya informasi yang riil dan update mengenai penyebab kendala agar pemerintah daerah dapat menyampaikan penjelasan yang akurat kepada masyarakat.
“Apalagi yang mungkin menjadi kendala-kendala di lapangan, sehingga kita bisa menyampaikan informasi kepada publik yang dapat menjadi peneduh. Pokoknya, kita ingin kondisi Jawa Timur tetap kondusif,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Erani Yustika Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM RI menyatakan pihaknya mendukung langkah koordinasi yang dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim untuk mengatasi antrean serta memastikan distribusi BBM berjalan lebih lancar.
NOW ON AIR SSFM 100

