Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPH Migas serta Pertamina untuk memastikan kecukupan pasokan tidak hanya di terminal BBM atau depo, namun juga di setiap SPBU.
“Sesuai pembahasan dengan Ibu Gubernur, kami telah berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina untuk memastikan bukan hanya stok di Fuel Terminal atau depo, tetapi di masing-masing SPBU harus segera dalam keadaan aman dan memadai,” katanya.
Sebagai upaya percepatan distribusi BBM, Kementerian ESDM bakal menambah
pasokan melalui kapal ke berbagai depo di Jawa Timur, pengerahan tambahan 21 unit mobil tangki melalui skema spot charter, serta penambahan jam operasional depo menjadi 24 jam.
Langkah-langkah tersebut untuk memperluas jangkauan pelayanan, mempercepat pemulihan distribusi, dan memastikan pengiriman BBM ke SPBU dapat berlangsung lebih cepat.
“Kami siap bekerja sama penuh dengan Pemprov Jatim, didukung Pertamina, untuk memastikan dalam waktu dekat stok di seluruh SPBU di Jatim kembali aman,” tandasnya. (wld/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

