Khofifah menyatakan, capaian tersebut harus dipertahankan melalui penguatan infrastruktur pertanian. Terutama untuk optimalisasi jaringan irigasi tersier yang menjadi penopang produktivitas lahan saat menghadapi musim kemarau.
“Di sinilah peran para insinyur sangat dibutuhkan untuk menghadirkan solusi sehingga pada musim kemarau pasokan air tetap dapat terpenuhi. Ini menurut saya menjadi pekerjaan penting yang harus kita kerjakan bersama,” tuturnya.
Untuk itu, Khofifah mendorong supaya PII Jawa Timur menjadikan ketahanan pangan sebagai program organisasi. Menurutnya, potensi sektor pangan di Jawa Timur perlu didukung inovasi agar semakin berkembang.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada Ketua PII Jawa Timur agar bidang ketahanan pangan menjadi salah satu penguatan program organisasi. Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk memperkuat sektor pangan,” jelasnya..
Selain itu, Khofifah menilai pembangunan Jawa Timur membutuhkan inovasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

NOW ON AIR SSFM 100

