Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengumpulkan keterangan dari korban selamat dan kru Kapal Virgo Transport 8, sekaligus menghimpun data teknis setelah kapal itu kecelakaan di Laut Jawa, dekat perairan Banjarmasin.
Soerjanto Tjahjono Ketua KNKT mengatakan, proses pengumpulan data dan wawancara dilakukan secara paralel, dengan operasi pencarian dan pertolongan yang masih dijalankan Basarnas.
“Secara paralel melaksanakan pengumpulan data-data dan melakukan wawancara dengan penumpang maupun kru. Kami mendukung seluruh operasi dari Basarnas,” kata Soerjanto dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (14/9/2026) yang dikutip Antara.
Selain meminta keterangan penumpang dan kru, KNKT juga mulai mengumpulkan spesifikasi teknis kapal serta berbagai informasi lain yang diperlukan untuk mendalami kecelakaan.
“Ya, mengumpulkan data spesifikasi kapal, segala macam kita kumpulkan,” ujarnya.
Soerjanto mengatakan, pengumpulan data sudah dilakukan sejak hari pertama penanganan kecelakaan.
Meski begitu, KNKT saat ini tetap memprioritaskan dukungan terhadap operasi SAR untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
Hingga perkembangan terakhir, Basarnas mengonfirmasi 114 dari total 243 orang di Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan.
Rinciannya, 108 orang selamat dan enam meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, 86 orang sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri dari 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.
Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. (ant/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

