Selasa, 30 Juni 2026

Korban Benang Layangan di Flyover Juanda Patah Jari dan Bibir Sobek 25 Jahitan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Korban benang layangan saat melintas di Flyover Juanda arah Surabaya, bibir sobek hingga harus mendapat 25 jahitan serta luka pada jari kiri, dan telunjuknya patah. Foto: Istimewa

Seorang pengendara sepeda motor berinisial MI (48) asal Surabaya mengalami luka serius setelah terkena benang layangan saat melintas di Flyover Juanda arah Surabaya, Kamis (14/5/2026) siang.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami bibir sobek hingga harus mendapat 25 jahitan serta luka pada jari kiri, dan telunjuknya patah.

MI menceritakan bahwa saat kejadian dirinya dibonceng oleh W (45), saudaranya yang juga terkena benang, dari arah Sedati menuju Surabaya. Insiden terjadi ketika motor mereka hendak turun dari flyover sekitar pukul 14.00 WIB.

“Yang kena duluan saudara saya di depan, itu kena dahinya, terus benangnya ke belakang kena mulut saya. Mulut saya sobek, terus tangan saya pegang benang itu,” kata dia yang juga guru SMP Negeri 10 Surabaya kepada suarasurabaya.net pada Jumat (15/5/2026).

BACA JUGA: Penumpang Motor Alami Luka di Wajah Usai Terjerat Benang Layangan di Fly Over Djuanda

Korban mengatakan bahwa jari-jarinya mengalami luka sayatan, sementara jari telunjuk kirinya patah akibat terkena benang tersebut.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani Surabaya untuk mendapat penanganan medis.

“Operasinya tadi jam 8 sampai jam 12 siang. Ini masih rawat inap,” ucapnya.

Sementara itu, saudaranya hanya mengalami luka lecet di bagian dahi dan tidak memerlukan jahitan. Korban menyebut dirinya yang mengalami luka paling parah dalam kejadian itu.

Selain melukai korban, benang tersebut juga merusak tas yang dibawanya saat berkendara.

Dengan kejadian tersebut, ia berharap ada larangan bermain layangan di sekitar flyover dan jalan raya karena menurutnya sangat membahayakan pengendara.

“Itu kan dekat jalan raya dan jalannya tinggi. Harus ada pelarangan main layangan. Kalau kena leher saya mungkin bisa langsung meninggal,” pungkasnya.(ris/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 30 Juni 2026
32o
Kurs