Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperbarui data korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rabu (2/9/2026) pukul 11.45 WIB. Total siswa yang mengalami keluhan mencapai 566 orang.
Penambahan jumlah tersebut terjadi setelah 35 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, dievakuasi ke rumah sakit pada Rabu siang.
Subandi Bupati Sidoarjo minta semua korban yang baru mengeluhkan gejala dugaan keracunan hari ini langsung ditangani di rumah sakit.
“Kalau kita bawa ke rumah sakit ya biarkan nanti langsung ada penanganan intensif anak kita segera ada perawatan, pengobatan ya. Ini harapan kita seperti itu,” kata Subandi kletika ditemui di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Rabu siang.
Sementara dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menambahkan, dari jumlah keseluruhan, yang sedang opname sejak Selasa (1/9/2026) malam 88 siswa, ditambah 35 santri yang baru dirujuk, sehingga total saat ini ada 123 siswa.
“Secara umum (kondisi pasien) yang opname stabil. Secara umum stabil. Tidak ada yang di perlu dikhawatirkan sampai ke perawatan khusus enggak ada,” bebernya.
Rata-rata pasien dengan keluhan mual, muntah, dan pusing, kata Lakhsmie paling cepat kemungkinan butuh rehidrasi sekitar 4-5 jam untuk kemudian boleh pulang.
“Pasien yang sudah dipulangkan sejak semalam. Kalau misal dirasa ada keluhan, ya kontrol. Kalau dengan obat yang sudah diberikan cukup, selesai,” tutupnya. (lta/saf/ipg)









