Kemhan Hentikan Latsarmil SPPI, Diganti Pembekalan Bela Negara dan Manajerial
Senin, 29 Juni 2026 | 21:00 WIB
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman Kepala Staf Kepresidenan saat ziarah ke makam almarhum Muhammad Rifki Renaldi, peserta yang meninggal pada pelatihan SPPI, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026). Foto Humas KSP
Pergeseran materi dilakukan karena lulusan SPPI dipersiapkan untuk menjalankan fungsi manajerial, bukan menjalani pelatihan fisik yang intensif.
Selain mengubah substansi pelatihan, pemerintah juga memangkas durasi pendidikan. Waktu pelatihan yang semula berlangsung selama dua bulan kini dipersingkat menjadi sekitar satu setengah bulan.
“Saya mendapat informasi waktunya diperpendek, sehingga dipotong waktunya yang tadinya dua bulan menjadi sebulan setengah,” ujarnya.
Sebelumnya kasus meninggalnya peserta SPPI KDMP memicu sorotan publik terkait metode pelatihan dan aspek keselamatan peserta selama mengikuti pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, Dudung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Muhammad Rifki Renaldi.