Jumat, 9 Oktober 2026

Kunjungan PM Modi ke Yogyakarta Turut Buka Peluang Investasi India ke Jatim dan Jateng

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Narendra Modi Perdana Menteri India mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Rabu (8/7/2026). Foto: Biro Pers Setpres.

Manoj menyebut India bisa berkontribusi dalam sejumlah bidang strategis, termasuk kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan investasi. Peluang itu dinilai semakin terbuka karena hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga kedekatan antarmasyarakat.

“Mungkin India bisa kontribusi dalam beberapa bidang termasuk kesehatan, pendidikan dan pariwisata. Selain itu mungkin kita bisa minta investasi dari beberapa perusahaan India yang bisa investasi di Indonesia khusus di Jawa Timur, Jawa Tengah,” kata Manoj.

Khusus Surabaya, Manoj yang sudah sejak tahun 2024 ditugaskan di wilayah Jatim dan Jateng mengaku melihat ada pontensi besar untuk menjadi pintuk masuk bagi wisatawan India. Menurutnya, selama ini, wisatawan India merupakan pasar terbesar kedua di Bali setelah Australia.

Karena itu, ia ingin perjalanan wisatawan India tidak hanya berhenti di Bali, tetapi diperluas melalui rute-rute baru dari Surabaya.

Manoj mengatakan, wisatawan India memiliki karakter yang kuat sebagai pasar pariwisata karena cenderung tinggal, berbelanja, dan menikmati destinasi secara lebih luas.  Karenanya, kata dia, Surabaya bisa dikembangkan sebagai gerbang utama untuk paket wisata Jatim, Jateng, hingga Bali.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
27o
Kurs